Halaman

Cute Hello Kitty 4

Rabu, 28 Agustus 2013

Lovely Sister

Hari ini hari Minggu, hari bebas! Yeay! Inilah hari yang paling disenangi oleh seorang gadis yang bernama .. Indi Putri Alviocta! Yak, gadis ini sangat menyukai hari Minggu. Dia mempunyai seorang Kakak yang bernama Lala Dewi Alviocta, tetapi, kakaknya sedang kuliah di Australia, Indi sangat merindukannya. Tetapi .. Umm .. Ada yang janggal, rupanya! Indi kok, sekarang murung, ya? Tak seperti biasanya Indi murung seperti ini! Kita tanya aja, yuk!
"Huft .. Hari Minggu ini rupanya aku bosan, sekali! Tak ada aktivitas yang dapat kulakukan. Enaknya, ngapain ya?" gumam Indi.
Ooh ..! Ternyata, Indi sedang bingung mau ngapain di hari Minggu ini! Kita tanya saja, yuk, dia sebenarnya ingin kemana!
"Aku sebenarnya ingin memasak, bisa jadi sama Mom! Tapi, aku juga ingin pergi ke taman, uuh .. Pilih yang mana, ya? Aku bingung banget, deh!" ujar Indi.
Indi pun segera menuju lantai bawah, tepatnya ke ruang keluarga! Ternyata, disana sudah ada Mom!
"Hei, dear! Kenapa kok, mukamu murung seperti itu? Ada masalah? Sini, duduk sama Mom!" ajak Mom. Indi hanya mengangguk pelan dan duduk di sebelah Mom.
"Nah, sekarang, ceritakan masalahmu!" ujar Mom. Indi mengangguk.
"Begini, Mom! Hari ini Indi bingung sekali, mau melakukan apa, Indi sebenarnya ingin ke taman perumahan, tapi, Indi juga ingin memasak bareng Mom! Indi bingung banget, Mom!" terang Indi.
"Begini saja, dear, ikuti sesuai kata hati kamu, kamu ingin kemana, sebenarnya? Lebih ingin ke taman perumahan, atau memasak bareng Mom? Begitu saja!" ujar Mom memberi solusi.
"Indi sih .. Sebenarnya, lebih ingin ke taman perumahan, Mom!" ujar Indi.
"Ya sudah, dear, hari ini kamu ke taman perumahan, minggu depan kan, masih bisa memasak bareng Mom!" ujar Mom. Indi tersenyum lalu mengangguk.
"Ya sudah, Mom! Ini ganti baju dulu, ya! Makasih atas solusi yang sudah Mom berikan!" ujar Indi lalu bergegas menuju kamarnya untuk ganti baju. Mom hanya tertawa kecil melihat tingkah laku putri tunggalnya itu.
Kini, baju bergambar My Melody sudah lekat di tubuh Indi. Tak lupa, celana bergambar Hello Kitty pastinya sudah lekat di tubuh gadis itu, Indi.
Dia segera turun menuju lantai bawah untuk meminta izin kepada Mom.
"Mom! Indi pergi dulu, ya! Dadaah!" pamit Indi.
"Dadah juga, dear! Hati-hati di jalan, ya!" pesan Mom. Indi mengangguk lalu bergegas menuju garasi untuk mengambil sepedanya yang berwarna pink.
Setelah itu, dia mengayuh sepedanya dengan kecepatan sedang. Yaa .. Takut jatuh, gitu deh! Hehehe ...
5 menit kemudian, dia sampai di taman kota.
"Aah .. Siang-siang gini, enaknya minum es, deh, kayaknya!" gumam Indi. Dia segera berlari menuju sebuah warung. Disana, dia membeli Pop Ice rasa coklat susu, wah, enak tuh, kayaknya! Bagi dong, Indi .. Hahaha ...
Setelah puas membeli Pop Ice, dia duduk di sebuah ayunan yang terbuat dari kayu. Dia mengayunkan ayunan itu sambil meminum Pop Ice-nya. Tak lama kemudian, ada seorang perempuan, seperti anak kuliahan tak sengaja menyenggol Pop Ice milik Indi. Perempuan itu segera membereskan Pop Ice milik Indi yang jatuh, namun, Indi melarangnya.
"Sudah, kak! Enggak usah diteruskan! Biar nanti Indi sendiri yang membereskannya!" larang Indi. Perempuan itu berhenti.
"Kalau boleh tahu, nama Kakak siapa, ya?" tanya Indi,
"Mm .. Nama Kakak .. Nama Kakak .. Mm .. Lala .. Dewi .. Al .. Al .. Alviocta, Dik! Memangnya, nama Adik siapa?" jawab perempuan itu dan balik bertanya pada Indi.
"Namaku, Indi Putri Alviocta, Kak! Kakak benar-benar Lala Dewi Alviocta? Ini Indi, Kak! Indi! Indi adik Kakak!" ujar Indi terharu.
"Benarkah, itu, Dik?" tanya Kakak itu.
"Iya, Kak! Mana mungkin Indi bohong!" ujar Indi sambil tersenyum.
"Dik Indi!" teriak Kakak itu sambil memeluk Indi. Indi pun membalas pelukan Kakak itu.
"Bolehkah .. Umm .. Kak, Indi memanggil Kakak dengan sebutan 'Kak La'?" usul Indi.
"Boleh, tentunya, Dik!" usul Indi pun diterima oleh Kak La.
"Kak La, pulang, yuk!" ajak Indi. Kak La tersenyum.
Indi segera membereskan tumpahan Pop Ice dan membuangnya di tempat sampah, lalu segera menaiki sepedanya untuk pulang. Kak La jalan kaki. Sebenarnya, Indi kasihan kepada Kak La, tapi, Indi kan hanya membawa 1 sepeda.
Sesampainya di rumah ...
TOKTOKTOK!!
Pintu rumah pun terbuka. Indi segera masuk bersama Kak La. Mom sempat bertanya kepada Indi siapa perempuan itu, namun, Indi hanya tersenyum.
"Mom, ini kakak Indi, anak Mom. Kak La!" ujar Indi mengenalkan diri Kak La.
"Benarkah, itu, Indi? Ini Lala? Lala anak Mom, kan?" ujar Mom memastikan. Indi dan Kak La hanya mengangguk sambil tersenyum.
Mom segera memeluk Kak La, Kak La membalas pelukan Mom, akhirnya, Indi pun ikut memeluk Mom.

-- THE END --




Tidak ada komentar:

Posting Komentar